Tuesday, 21 July 2015

Tips Lanjutan Nulis Sinopsis FTV

Gue ngerasa, gue punya sedikit ilmu yang mungkin bisa gue share lagi nih buat teman-teman yang tertarik nulis sinopsis buat FTV Romance Komedi. Gue nggak ngerasa jago, jujur sinopsis ftv gue juga banyak yang di tolak. Tapi, setidaknya gue bisa membagikan beberapa poin yang ngebuat sinopsis kita "dibaca sampai tuntas" oleh reviewer dan juga dari pengamatan gue sendiri dari sinopsis-sinopsis gue yang sudah di terima. Simak baik-baik di bawah ini ya:

1. Kesan di Paragraf Pertama
Paragraf pertama, beberapa orang pernah ngirim sinopsisnya ke gue, rata-rata banyak sekali kalimat yang bertele-tele. To the point aja, tulislah konflik awal bagaimana para tokoh bertemu, apa latar belakang mereka. Misal, si cewek jualan jengkol, apa yang melatarbelakangi si cewek itu jualan jengkol? Apakah karena Ngegantiin bokapnya yang lagi sakit, apa untuk bayar kuliah, dan lain-lain. Gue kalau nggak salah pernah nulis poin ini di postingan sebelumnya, tapi karena kecenderungan pengunjung baru yang nggak suka ngubek-ngubek postingan lama, makanya gue coba tulis lagi di postingan kali ini.

2. Tren
Sekarang, pihak station punya kecenderungan lebih suka menerima sinopsis yang sesuai dengan tren terkini. Misal kita bakal memasukkan unsur penjual makanan, nah makanan apa yang lagi tren saat ini di jakarta atau di kota-kota besar lainnya? Inilah perlunya sedikit analisis. Lihat aja, begitu batu akik tren, ftv tentang batu akik langsung nongol. Terkadang, walaupun cerita kita biasa aja, tapi karena lagi tren bisa jadi diterima dengan syarat revisi, kan lumayan.

3. Judul
Mungkin nggak terlalu penting dibandingkan konflik, tapi dengan judul yang sudah "menggugah", paling nggak ngebuat reviewer tertarik membaca gimana isinya. Kalau judul kita aja sudah nggak menarik, bisa-bisa reviewer ngebaca judul-judul yang lebih menarik perhatian mereka terlebih dahulu. Hal itu ngebuat sinopsis yang kita buat, kalah langkah dari sinopsis-sinopsis lain.

4. Fluktuasi Cerita
Sinopsis itu diharuskan jangan lebih dari 3 halaman, jangan juga satu halaman, bagusnya sih 3 halaman terpenuhi. Diharapkan, 3 halaman itu ngebuat kita semakin mengeksplor lagi konflik-konflik yang ada di dalamnya. Gue saranin, jangan ada konflik yang sama. Misalnya, ketahuan selingkuh atau mensabotase dagangan, jangan sampai alur-alur itu terjadi dua kali. Jangan juga kita buat konflik yang terus tinggi. Mainin aja konfliknya lebih bergelombang, itu yang pihak station suka. Momen-momen si tokoh utama saling ribut, saling suka, ribut lagi, suka lagi, mainkan itu di dalam 3 halaman. Sekarang sih gue saranin alurnya kalo bisa dari suka-benci-suka lagi. Soalnya dari benci jadi cinta sudah sangat sering. Yah, tapi kalo prosesnya bagus sih dari yang benci jadi cinta juga masih tetep di terima kok.

5. Plot
Sekarang makin banyak plot makin besar peluang di terima. Tapi, bagaimana cara kita menghubungkan plot-plot itu juga di nilai. Iya, bisa di bilang cara kita menuliskannya juga harus halus. Transisi plot inilah yang biasanya kadang jadi masalah kita, kapan plot ini harus maju, kapan plot ini di tahan dulu itulah yang biasanya ngebuat kita para penulis ide bingung. Karena kebingungan itulah kadang ngebuat eksekusinya malah jadi berantakan.

6. Memaksimalkan Peran Tokoh
Ada juga beberapa sinopsis yang gue review, tokohnya cuman sebagai informan. Ini sebisa mungkin jangan terjadi. Katakanlah namanya Bunga. Bunga, cuman jadi informan doang kalo pacar sahabatnya yang bernama Raisa tuh selingkuh? Dari 3 halaman, keterlibatan Bunga itu doang? kan sayang. Sahabat si tokoh utama itu jadinya kurang terlibat dalam cerita. Makanya nih, libatkan semua karakter yang ada ke dalam cerita yang lebih aktif.

Nah, segitu gue rasa sudah cukup untuk membuat sinopsis atau cerita yang lebih terstruktur. Tapi, poin-poin di atas itu cuman sekedar teori biar sinopsis kita bisa paling nggak minimal sudah standar FTV banget. Banyak faktor lain termasuk gaya bahasa yang sulit diajarkan karena gaya bahasa timbul karena sering menulis dan biasanya setiap penulis punya gaya masing-masing dalam bercerita. Selain itu, faktor x lainnya bisa datang dari para reviewer itu sendiri. Terkandang, cerita yang sudah FTV banget pun di tolak. Maka dari itu, solusi selanjutnya dari gue, setelah kita nulis sinopsis dengan maksimal, berdoa lah dengan maksimal juga. Good Luck!

Saturday, 11 July 2015

About FTV Soon : Pukulan Cinta Petinju Cantik dan Burger Lapis Cinta

Gue tuh selalu rempong kalau ada sinopsis atau cerita FTV yang gue buat, di acc sama pihak station tipi. Di postingan sebelumnya, gue sudah sebutin apa-apa aja sinopsis gue yang sudah di acc. Sejak di acc itulah, gue selalu mantengin twitter, cari-cari info siapa tahu ada yang ngabarin prosesnya. Nah, dari 3 ftv itu, gue baru nemu 2 yang judulnya Pukulan Cinta Petinju Cantik sama Burger Lapis Cinta. Untuk Pukulan Cinta Petinju Cantik bisa di lihat DISINI, pemainnya Fendy Chow sama Adila Fitri doang yang gue tahu. Sementara yang Burger Lapis Cinta bisa di lihat di bawah ini barang buktinya:


Salah satu pemain Burger Lapis Cinta yang gue tahu cuman Anjani Dina atau Dina Anjani, ah itulah pokoknya. FTV-FTV di atas merupakan garapan PH Screenplay Productions. So, ditunggu yak kabar berikutnya!

Thursday, 2 July 2015

FTV Coming Soon dan Pindah PH

Akhirnya turun gunung lagi nulis di blog. Nggak beda jauh sih sama postingan sebelumnya, kali ini gue mau ngasih tahu kalau gue sekarang pindah PH. Apa itu PH? PH itu adalah sejenis kromosom, eh salah, PH itu production house! Kenapa gue pindah PH? Nah, untuk jawaban yang satu itu gue nggak etis menjawabnya di postingan blog, yang jelas gue sekarang pindah ke Screenplay Production. Mungkin ada beberapa dari kalian yang sudah pernah atau bahkan nggak asing lagi sama PH satu itu. Singkat cerita bagaimana hubungan asmara gue sama tuh PH adalah ketika beberapa minggu ke belakang, gue coba-coba ngontak email PH-nya. Eh, yang ngebales tuh Pak Agus Wijaya Aidi. Skip, skip, skip dan akhirnya gue memutuskan untuk ngirim sinopsis-sinopsis gue ke sana. Banyak juga sih yang di tolak, huehuehue... Tapi, alhamdulillah, ada 3 sinopsis gue yang di acc sama sctv. Sebenarnya, 1 sinopsis yang di revisi, sama 2 yang acc. Berhubung pihak screenplay lagi butuh cepat, jadinya mereka yang ngerevisi satu sinopsis gue itu. Salah satu bukti ide cerita gue di acc bisa di lihat di bawah ini:


Seperti yang tertera di gambar, ada Burger Lapis Cinta sama Pukulan Cinta Petinju Cantik yang OK. Nah, satu lagi sinopsis gue yang di terima tuh judulnya Ditodong Cinta Penjual Kue Pancong, tapi untuk yang itu gue masih belum tau judulnya bakal di ganti apa nggak. Yah, di tunggu aja ya info terbarunya tentang itu ftv di blog gue ini. Akhir kata, selamat menunaikan ibadah puasa buat umat muslim di seluruh dunia. Mudah-mudahan puasa kita kali ini nggak cuman dapat lapar sama hausnya aja.