Skip to main content

Posts

Ngarang.com

Sebuah rahasia yang belum diketahui banyak orang. Captain America ternyata pernah syuting di Indonesia. Hanya saja ternyata bagian scene pas di Indonesia tidak dimasukkan ke film. Seseorang saksi bernama Jajang menyaksikan sendiri syuting yang hanya berlangsung tiga puluh menit itu. "Iya mas, keren dah. Pas lagi break si captain americanya itu beli cendol. Sampai di bungkus gitu. Pas iseng gue tanya ke orangnya, katanya buat di Amerika, soalnya disana gak ada cendol," demikian kesaksian Jajang. Sementara tukang cendol yang laris manis itu tidak bisa dimintai keterangan. Dia syok, berasa lagi mimpi, karena salah satu superhero Amerika telah memborong habis cendolnya dengan harga selangit.
Sebuah rahasia dari Limbad. Ternyata Limbad pernah satu frame dengan Tobey Maguire, pemeran Spiderman. "Itu benar. Dia bahkan tak pernah berbicara saat syuting berlangsung. Entah kenapa. Apa di Indonesia dia tak pernah bicara juga?" demikian pernyataan Tobey Maguire tentang Limbad. …

Pembantu Gue Dari Masa Ke Masa

Nulis lagi. Tenang, kali ini gue gak akan nulis tentang kegalauan atau kejomblo-jombloan. Kali ini jari-jari tangan sama otak gue, dibantu sama mata juga untuk ngeliat, akan membuat sebuah tulisan yang pastinya akan menguak secara blak-blakan seperti apa pembantu gue dari dulu sampai sekarang. Gak diragukan lagi bahwa alangkah enaknya kalau punya pembantu. Mau makan dimasakin, mau nyuci baju dicuciin, mau nyusu di tetein dibuatin susu, mau mesen bakso dipesenin, dll. Pokoknya ada pembantu itu enak banget dah. Nah, pembantu yang hadir di kehidupan gue dari dulu sampai sekarang kerjanya cukup memuaskan. Tapi sayang, mereka semua rada-rada aneh.
Gue gak tau kenapa pembantu-pembantu gue ini semuanya agak-agak aneh, apa karena nyokap gue menerapkan sistem pemilihan pembantu yang salah atau gimana gue gak tau. Dimulai dari pembantu gue waktu balita dulu, waktu gue masih bule. Serius, gue waktu kecil tuh bule, kulit putih, rambut pirang, tapi entah kenapa gedenya kayak gini. Seperti yang udah…

Curhatan Dari Para Jomblonista

"Kulari ke hutan kemudian menjeritku. Kulari ke jamban kemudian menangisku. Bosan. Bosan aku sendiri. Pecahkan saja gelasnya biar ramai. Biar pecahannya menusuk jantungku dan membunuhku! Bunuh aku! Bunuh!"
"Cinta itu gak bisa diukur dari harta. Cinta itu gak bisa diukur dari tampang. Iya gitu? Ah, gak tau, orang gue jomblo."
"Malam minggu ini terasa sepi. Disaat orang lain pacaran, bergandengan tangan, gue cuma bisa ngupil di sudut kamar. Yang kudengar hanya suara jangkrik, mungkinkah mereka menyanyi untukku? Aku tak tau. Yang jelas sekarang aku disini, menangis sepi. Sendiri, menunggu abang tukang bakso lewat. Eh tunggu dulu, duitnya ada gak ya....."
"Kuambil gitar dan ingin kumainkan. Tapi sayang, aku gak bisa main gitar. Lalu kuambil pena dan ingin menulis puisi, tapi sayang aku gak bisa nulis. Galau, galau sendiri aku benci. Saat tangan lembut itu saling bersentuhan aku hanya bisa memeluk bantal. Saat bibir itu saling bertemu, aku hanya bisa mengecu…

Saran Gue, Indonesia Harus Menambah Menteri....

Mungkin udah banyak ya sahabat blogger yang nulis tema sama kayak gini. Ini adalah postingan iseng, sebenernya gue sekarang lagi edit proyek naskah gak jelas gue, tapi karena lagi bete gue nulis aja disini. Waktu kita kecil, kalau ditanya orang tua mau jadi apa, pasti mayoritas jawabannya adalah kalau gak Dokter ya Presiden. Nah, kali ini gue akan mencoba menyampaikan opini gue untuk Pak Presiden dan untuk para pembaca blog gue ini siapa tau pembaca blog gue ada yang jadi Presiden ntar. Gue akan menyarankan agar Presiden menambah jumlah menterinya. Dan ini dia menteri-menteri yang seharusnya ada menurut gue:
1. Menteri Kegalauan.
Tujuan gue menyarankan dibuatnya menteri kegalauan ini adalah untuk mengurangi tingkat kegalauan masyarakat Indonesia. Setelah gue memikirkan, menimbang dan menerawang. Akhirnya Mentri kegalauan jatuh kepada.....
Yap, tepat sekali. Gue memilih Syahrini karena do'i sudah terbiasa dengan yang namanya galau. Buktinya kemarin waktu ditinggal Anang, dia langsung …

Komentator Terbaik Di Lima Postingan Terakhir (2)

Akhirnya kita tiba lagi di postingan komentator terbaik di lima postingan terakhir. Ini adalah edisi kedua yang gue posting. Tapi sebelumnya gue mau curhat sedikit kalo sebelum nulis ini gue tuh lari pagi dengan keadaan bagian bawah sepatu yang lepas ditambah lagi gue di gonggongin anjing yang tingginya sepinggang gue, itu anjing atau siluman gue gak tau. Balik ke topik. Di edisi komentator kedua kali ini gue akan memperkenalkan kategori baru yaitu pertamax alias komentator pertama. Jujur kali ini gue bingung banget milih yang mana yang bagus karena komentator blog gue semakin kritis, rada error dan okeh-okeh, jadi gue agak-agak bimbang. Maklumlah cuma ada gue jurinya, gak ditemani Anang, Syahrini, Ahmad Dhani, Melly Goeslaw dan lain-lain. Jadi yaaaa... yang gak masuk tolong jangan lemparin botol api ke kaca jendela rumah gue kayak di film AADC itu yaw. Oke deh, gak perlu ngomong panjang lebar lagi, ini dia para pemenangnya:
1. Postingan Malam Minggu, Ketidakadilan Para Jomblo



2. Postin…