Monday, 3 February 2014

Tips-Tips Nulis Sinopsis Untuk FTV

Sejak sinopsis FTV yang gue buat di film-in satu, lumayan banyak yang nanya gimana sih biar diterima diantara ribuan sinopsis lainnya yang masuk? jujur, gue juga enggak tau, tapi setidaknya gue punya beberapa kisi-kisi nih yang dikasih salah satu 'suhu' gue, Pak Puguh PS Admaja, biar sinopsis kita paling enggak kemungkinan besar diterima. Inget ya, ini khusus untuk ftv bergenre drama Romance Komedi yang kayak di SCTV sama RCTI gitu, bukan horor yang kayak di Trans. Oke, langsung aja ini email yang dikasih Pak Puguh ke gue:

Dear temans penulis,

Hanya sekedar mengingatkan.

Untuk setiap sinopsis yang dikirimkan, harus rata atau padat muatan konfliknya di sepanjang cerita. Dari opening hingga ending. 
Jangan membuat cerita dengan plot tunggal. Tambahkan sub plot yang konfliknya akan mendukung konflik plot utama menjadi kuat. Namun begitu jangan menjadi drama. Karena cerita komedi romantis tetap diwajibkan. 

Tema cerita masih sama :
1. Remaja SMA yang dikombinasi dengan dewasa kuliahan/kerja.
2. Dewasa kuliahan/kerja.
3. Tokoh dengan karakter/hobi/profesi yang unik.
4. Panjang halaman sinopsis boleh sampai 4 lembar yang penting cerita berisi konflik kuat.

Nah, gue perjelas kalimat-kalimat yang gue kasih warna.
Pertama, kalimat warna merah. Konflik yang rata dari awal sampai akhir. Inget ya, dari awal sampai akhir, bukan konflik yang tiba-tiba ada di pertengahan menuju akhir aja. Ini yang suka luput dari pandangan penulis sinopsis ftv baru kayak gue. Ternyata, konflik itu juga harus ada sejak awal cerita.
Kedua, kalimat warna hijau. Maksudnya, kita jangan cuman mengandalkan satu plot aja. Misalnya, kita ambil tema mahasiswa yang suka sama dosennya, terus kita buat satu sinopsis itu isinya cara si mahasiswa ngejer-ngejer dosennya aja, tanpa adanya peristiwa-peristiwa lain. Jangan kayak gitu. Buat juga sub plot misal si dosen itu ternyata udah di jodohin sama ortunya sementara si mahasiswa itu juga udah ada pacar yang sebenarnya gak dia suka. Nah, ternyata si pacar mahasiswa itu selingkuh dengan cowok yang dijodohin sama si dosen. Dengan begitu, konfliknya jadi berliku.
Ketiga, kalimat warna biru. Simpel. FTV bersifat menghibur. Jadi, mereka lebih suka cerita romance yang ada unsur komedinya. Makanya nih FTV tuh aneh-aneh, ada yang tukang sate dapet anak orang kaya lah, ada yang security jadinya sama anak majikannya lah, dll. Inget, sinopsis yang kita buat, harus bisa diselipin komedi.

Kalau untuk tema cerita, kayaknya di atas udah jelas. Untuk tema, terkadang gue nemuin yang sama. Misal, mahasiswa yang suka sama dosennya tadi atau siswa yang suka sama gurunya. Iya, terkadang gue nemuin ftv dengan tema yang sama tapi beda. Bedanya di konflik. Kalau kata gue sih, walaupun tema kita udah ada, enggak ada salahnya kita coba karena siapa tahu konfliknya beda. Selain itu, gue saranin lebih baik buat tema dengan konflik minimal 4 orang. Kalau enggak ya gak apa-apa juga sih, tapi menurut gue peluang diterimanya kecil. Cinta segitiga sekarang udah pasaran dan dianggap enggak begitu unik lagi. Terus, gimana dengan gaya bahasanya? bebas yang penting enggak ada paragraf adegan ranjangnya, hahay... Nulis sinopsis buat ftv yang penting enak dibaca dan dimengerti. Enggak perlu sastra banget yang nantinya justru bakal mempersulit reviewer-nya.

Yah, cuman itu beberap hal yang bisa gue sharing bagi yang berminat. Nulis sinopsis buat ftv memang bagian terkecil, tapi tanpa adanya sinopsis atau ide cerita, sebuah ftv enggak akan ada. Gue selalu yakin, untuk menghasilkan sesuatu yang besar, harus berawal dari hal yang kecil. Selamat berjuang bagi yang berminat berkecimpung di dunia ftv ini.


Buat yang belum baca postingan tentang sinopsis ftv pertama gue (ada file sinopsisnya buat dipelajari): KLIK DISINI.

Monday, 27 January 2014

Projek Komik Strip

Di postingan kali ini, gue mau ngasih tahu sebuah info yang enggak penting sih tapi perlu kalian tau. Info itu adalah gue ngebuat sebuah blog kumpulan komik strip bareng Riyan Hasanin sama Mas Widi Susanto. Gue sama Riyan sebagai ide ceritanya dan Mas Widi sebagai ilustratornya alias pembuat komiknya. Untuk idenya sendiri sih kita sepakat dari sesuatu yang kita anggap aneh yang ada di Indonesia. Mau itu filmnya, artisnya, politikusnya, dll. Pokoknya semua hal yang bisa kita kritisi, kita sampaikan ke dalam bentuk visual. Nah, ini dia penampakan blognya:

http://bacotanbenimulyadi.blogspot.com/

Tuh kan, enggak keren. Nama blognya adalah http://bacotanbenimulyadi.blogspot.com/. Sejauh ini, baru ada 1 cerita yaitu Dadi Buldozer. Sebenernya sih gue sama Riyan udah bikin sekitar 7-8 cerita, tapi berhubung Mas Widinya sibuk, kita cuman bisa update sekitar 1-2 minggu. Penasaran? langsung aja ya mampir ke blognya bacotan Beni dan Mulyadi. Huahuahua....

Thursday, 23 January 2014

Fiksi: Detektif Ujang



MISTERI PENCULIKAN DARI DUNIA FIKTIF

Part 1

Baju dan kolor yang tergeletak disana-sini, sekumpulan bon hutang yang menempel tegas di tembok serta kaleng-kaleng minuman bekas yang belum juga dibuang ke kotak sampah menjadi pemandangan rutin yang memang selalu tampak di kosan Ujang. Sambil merapihkan rambutnya yang ikal, Ujang bercerita ke Dio tentang kasus yang diselesaikannya dengan cepat sekitar seminggu yang lalu. Iya, Ujang selalu memamerkan kemampuannya itu ke Dio. Tapi begitulah Ujang, selalu ceplas-ceplos dan mengutarakan kebolehannya kalau lagi dirundung kebosanan.

Merasa celotehan Ujang itu enggak ada manfaatnya, Dio langsung tiduran dan perlahan menutup matanya yang sipit. Ia merasa enggak perlu lagi meneruskan meladeni cerita Ujang yang ujung-ujungnya pasti terdengar keren. Namun, suara langkah kaki yang berat di tangga membuat Dio mengurungkan niatnya untuk tidur. Sementara, Ujang bersiap menghidupkan rokoknya yang tinggal sebatang.

Enggak lama kemudian seorang pria paruh baya berperawakan tinggi besar, berkumis lebat dan memiliki rambut yang panjangnya seleher berdiri di depan pintu kamar kosan Ujang yang menganga lebar. “Permisi numpang tanya ya, ini kosan Ujang yang biasa nanganin kasus-kasus aneh gitu bukan?” tanyanya sambil memandangi Ujang dan Dio bergantian.

Ujang merespon ucapan itu dengan senyuman. Ia lalu berdiri dan menjabat tangan calon kliennya itu, “Iya, saya Ujang dan itu… yang gak ada rambutnya adalah Dio, teman sekaligus asisten saya. Oh iya, kok anda bisa masuk ya?”

“Iya, saya lihat tadi pagarnya terbuka, jadi saya masuk aja.”

Ujang menghisap rokok dan membuang asapnya ke atas, “Wah, Bapak memang klien yang gak tau malu, jangan gitu lagi ya Pak… nanti anda dikira mau nyolong motor,” sambungnya.

“…………”

Categories:

Saturday, 11 January 2014

Indonesiaku

WARNING: POSTINGAN 17 TAHUN KE ATAS.

Sebentar lagi mau Pemilu dan sampai sekarang gue gak ngerti kenapa salah satu capres nya ngadain kuis yang menguji wawasan nasional? Yang ngasih info tuh lihat contekan lagi di depan kamera, buat apa! Bagi gue, orang yang ngasih tahu dengan cara nyontek sama aja nothing. Buat apa ada kuis itu coba? Gue khawatir banget capres kita tahun 2014 ini aneh-aneh. Ada lagi capres yang katanya "muda" tapi berkicau terus di twitter gak jelas terus nampang rutin di tipi. Bukan debat tentang politik, capres muda ini malah debat sama artis, apa hubungannyaaa!

Prihatin gue dengan Indonesia. Apa-apa sekarang impor, bahkan pelet ikan cupang gue juga impor. Bukannya gue gak mau beli pelet asli Indonesia, tapi pilihan pelet khusus ikan cupang dari Indonesia di tempat gue sedikit banget. Sekarang hampir semuanya serba impor, jangan-jangan entar nelayan juga kita impor. Lebih ekstrim lagi hantu-hantu juga diimpor, kan kasian sama pocong, kuntilanak, genderuwo, suster ngesot, nenek gayung, suster keramas, dll. Tapi keren juga sih kalau hantu impor, film horor kita dijamin bakal dipenuhi hantu ganteng tuh kayak drakula, daripada genderuwo udah item, buluan, matanya merah. Apalagi kolor ijo, udah ijo cuman pakai kolor lagi, gak banget dah.

Gue juga kasian banget sama anak-anak Indonesia sekarang. Di jaman gue, hiburan anak kecil tuh main gundu, main sepakbola pakai bola plastik, main petak umpet, pokoknya permainan yang melibatkan banyak orang sehingga kita bisa bersosialisasi dengan baik. Bandingkan dengan jaman sekarang yang mainannya gadget atau game online. Anak-anak jadi cenderung pendiem dan mata bisa jadi cepet rusak. Memang sih masih ada yang main gundu dan segala macamnya, tapi paling di daerah tertentu aja. Di perumahan gedongan sih gue yakin 95% udah gak ada lagi. Mungkin untuk masalah ini orangtua yang harusnya berperan untuk gak ngasih teknologi canggih dulu kalau anaknya masih kecil.

Bukan cuman permainannya, tontonan buat anak kecil sekarang gak diperhatiin. Dulu, pagi-pagi gue masih bisa nonton teletubies, siangnya ada wiro sableng sorenya apalagi tuh banyak ada ninja jiraiya, kartun yu-yu hakusho, hikaru no go, dll. Gue bisa bilang kalau era 90-an tuh era terbaik anak-anak, walaupun pada masa itu tontonan erotis yang bikin titit bangun juga banyak. Tapi setidaknya berimbanglah dibandingkan dengan masa sekarang yang kebanyakan tontonan komersil dimana acara gosip, reality show dan sinetron merajarela. Bahkan, ada acara tipi yang sampai 4 jam isinya cuman goyang, bagi-bagi duit, lawakan sama adu panco doang. Buat apa? Memang sih hari minggu masih ada film anak-anak pas pagi, tapi cuman pagi doang nih? sore enggak? Yah, apa boleh buat lah, sekarang anak kecil dituntut bangun pagi atau stay tune pas maghrib aja deh ya biar bisa nonton genre-nya. Atau, orangtua harus merogoh kocek aja untuk beli dvd kartun ya...

Tontonan tipi? Ah, Indonesia jagonya reality show. Sekarang, begitu satu stasiun tipi sukses dengan sebuah genre, stasiun tipi lainnya ngikut. Contoh kecil, begitu stasiun tipi berinisial "TT" sukses dengan salah satu goyangnya "buka titik josss...", stasiun tipi lain ikut-ikutan ada acara goyang-goyangan. Atau gara-gara acara yang buat fakta serba tujuh, yang lain pada ikutan bikin acara SPOT-SPOTan. Malah, menurut gue stasiun tipi yang variatif dan kreatif ada di stasiun tipi kayak kompas tv sama .NET. Di stasiun-stasiun tipi yang udah ngetop, acaranya hampir sama gitu semua.

Film bioskop Indonesia gimana? Masih di dominasi sama genre horor. Memang sih, kita baru-baru ini dijejali film Indonesia bagus kayak Tenggelamnya kapal Van Der Wijk atau 99 cahaya di langit eropa, tapi setelah itu? pasti horor lagi. Di Indonesia, film-film bagus pasti cuman selingan doang. Horornya mending bagus kayak punya Jepang atau Thailand. Iya, Indonesia tuh horonya cuman ngagetin doang. Istilahnya, kalau film horor Indonesia tuh hantunya ngomong, "Ciluk baaaa..." abis tuh udah, gitu doang? Ceritanya juga kebanyakan gitu-gitu aja: Sekelompok atau beberapa orang pergi ke tempat seram berhantu terus diganggu hantu. Intinya gitu doang. Selain itu, seperti yang udah diketahui, horor Indonesia juga ngejual paha sama dada. Bosen gue lihat horor Indonesia pemerannya Depe lagi Depe lagi. Cari yang lebih gede dong. #lho

Selanjutnya, ormas yang mengatasnamakan Islam. Bukannya ngasih kesan kalau Islam itu agama yang cinta damai, ormas-ormas ini malah menciptakan kerusuhan seolah-olah gak ada jalan lain untuk berdamai kecuali dengan kekerasan. Baru-baru ini, goyang oplosan juga dikritisi. Ah, tau deh gue, itu organisasi masyarakat atau organisasi preman. Gak bisa dibedain.

Terus sekarang ada istilah alay yang makin meluas yaitu sebutan cewek cabe-cabean. Sajian hot untuk laki-laki. Entah apa motivasi cewek cabe-cabean ini. Mereka mau eksis dengan cara yang gak banget. Sekumpulan cewek alay yang gak banget. Pertama gue dengar sih gue pikir cewek cabe-cabean tuh cewek yang suka makan pedes gitu, eh taunya WTF... Hmm, ada yang tertarik sama cewek cabe-cabean gak? Pastikan dompet anda tebal sama uang ya, bukan sama kartu ATM yang gak ada saldonya. 

Oh iya, satu lagi. Orang-orang Indonesia tuh gak disiplin. Iya, jujur aja nih gue juga gak disiplin, gue suka buang sampah sembarangan karena gak ada kotak sampah di pinggir jalan. Terus, apa gue harus buang sampah gue di tas? kalau gak ada tas gimana dong, apa gue telen aja sampahnya? Selain itu, ketidakdisiplinan orang Indonesia adalah ketika mereka sedang berkendara. Seolah jalan milik sendiri. Bunyi peringatan kereta api datang diabaikan, bahu jalan tempat pejalan kaki diembat dan lampu merah malah diartikan jalan teruuuss. Suram.

Yah, biar bagaimanapun, inilah Indonesiaku. Sebuah negara yang luas tapi punya banyak masalah. Seburuk apa pun Indonesia, disinilah gue lahir. Dan, gue bangga jadi orang Indonesia. Soalnya, cuman bahasa Indonesia yang gue bisa, makanya gue gak tertarik jadi orang luar. #nahLho

Apakah lo pada ada uneg-uneg tentang Indonesia? sampaikan di kolom komentar.

Wednesday, 8 January 2014

Tips Move On AlaKadarnya

Di dalam sebuah cinta, terdapat bahasa, yang tak mungkin bisa akan terlupa. Kenapa jadi rada kayak lagu ya. Oke, lupakan. Penggalan lirik dari salah satu Band terkenal Indonesia itu menandakan bahwa ketika kita sudah terjerat oleh yang namanya cinta, kita akan semakin terlena dibuatnya dan susah ngelupain akan kenangan yang ada di dalamnya. Sekarang, makin banyak remaja yang pengen banget cepat-cepat punya pacar. Padahal, semakin kita cepat mendapatkan cinta, maka semakin cepat pula kita merasakan patah hati. Yaaa... kecuali kalau cinta yang di dapat itu memang jodohnya, itu beda kasus. Tapi, gue yakin banget, jarang manusia yang bisa mendapatkan cinta sejatinya langsung. Biasanya, mereka akan terlebih dahulu mendapatkan cinta monyet, cinta domba, cinta kerbau, cinta jerapah, dan lain-lain. Tenang, bagi yang patah hati karena diputusin pacar, gue ada tipsnya biar bisa MOVE ON. Apa aja itu?

1. Jangan Begadang
Selain begadang tidak dianjurkan oleh Rhoma Irama karena mengganggu kesehatan, begadang juga bisa meningkatkan persentase kita mengingat mantan. Iya, semakin cepat kita tidur, maka kemungkinan untuk teringat akan mantan itu semakin kecil. Contoh: Kalau kita tidur jam sepuluh malam, kita akan beruntung. Siapa tau kan kalau kita begadang, jam sepuluh ke atas tiba-tiba kita keinget lagi sama mantan? Oh No.... Kalau sampai itu terjadi, pasti bakal insomnia sambil nangis-nangis. Besoknya beli tisu.

2. Nonton Film Spongebob
Siapa bilang film Spongebob gak ada manfaatnya untuk orang yang lagi putus cinta. Menurut gue, film spongebob tuh ampuh untuk ngelupain mantan karena kita pasti akan kesal duluan tuh sama ulah plankton yang selalu pengen ngerebut Krusty Krab atau squidward yang selalu benci sama Spongebob. Selain itu, ada Patrick yang unyu-unyu tapi bego. Dijamin, kartun yang satu ini akan buat kita Move On. Mungkin.

3. Kicau-Kicau di Jejaring Sosial
Jejaring sosial kayak fesbuk atau twitter sangat bermanfaat untuk ajang curhat. Pasti lo pada sering kan baca status-status lebay kayak: "Hmm, malam minggu ya. Hujan dong, Hujaaaann!" atau "Huff, sendiri lagi. No women, no cry!" Preeettt. Nah, sebenarnya, hal-hal seperti itu tuh cuman usaha yang dilakukan oleh para pejuang Move On untuk bisa segera Move On.

4. Cari Kesibukan Lain
Semakin kita sibuk, maka kita akan semakin cepat Move On. Jangan berdiam diri di kamar kalau kita diputusin, itu kesalahan besar. Apalagi, kalau tuh kamar pernah jadi arena "gulat" sama mantan, berabe dah. Carilah hal-hal yang bisa buat kita sibuk misalnya nulis, ngupil seharian, ternak ikan cupang, dan seterusnya. Intinya, jangan sampai sedetik pun flashback akan mantan terlintas di otak kita.

5. Buang Barang Pemberian Mantan
Ini saran yang mainstream banget dan gak perlu gue jelasin deh. Pokoknya, buang tuh barang pemberian mantan kayak baju, celana, ikat pinggang, cincin, kalung, gelang, kondom, sepatu, kaos kaki, stik PS, stik golf, stik bilyard, sirloin steak, semuanya dah!

6. Hapus Mantan Dari Pertemanan di Jejaring Sosial
Saran ini cuman opsi. Ya, biar bagaimana pun, kalau kita putus sebaiknya tetap silaturahmi sama mantan. Tapi, hal itu akan menyakitkan kalau kita lihat di fesbuk si mantan statusnya udah pacaran lagi sementara kita masih jomblo. Kalau gak kuat, hapus aja tuh mantan dari pertemanan. Toh, kenangan sama mantan tetap bakal utuh kan di pikiran kita. #nahLho

7. Biasakan Jogging di Pagi Hari
Selain menyehatkan, jogging juga bisa buat kita melupakan mantan. Dengan jogging, kita akan terus berlari dan suatu saat akan berpapasan sama lawan jenis. Kenalan deh tuh, kalau udah kenalan terus sama-sama cocok dan jomblo, maka segeralah pacaran. Move on, deh.

8. Hindari sinetron
Iya, jangan nonton film-film berbau percintaan kalau kita abis diputusin, apalagi kalau tokohnya punya nama yang sama dengan mantan. Sebagai alternatif tontonan, film Bima Ksatria Garuda bisa jadi jawaban dan dijamin gak bakal keinget mantan.

Udah deh segitu aja tips Move On dari gue. Ada kata-kata bijak yang gue ambil dari Mang Cecep yaitu, kalau kita sudah berani bercinta, maka kita juga harus siap merasakan sakit hati. Nah, kalau lo pada gak mau sakit hati, jangan coba-coba dulu untuk mendekati cinta. Slow aja, kalau kata Afgan, Jodoh Pasti Bertemu. Akhir kata; jangan golput karena suara anda akan menentukan nasib bangsa. Merdeka!!
luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com

Copyright © Zona Feby Andriawan | Powered by Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | BTheme.net      Up ↑