Skip to main content

Posts

Cover Plus Blurb C.L.B.K

Setelah sebelum-sebelumnya gue cuman share cover C.L.B.K (Cinta, Luka, Bersemi Kembali) doang, tanpa blurb. Kali ini gue akan share juga blurb nya yang baru di bikin sama penerbitnya. Yuk, lihat di bawah cover akhirnya:

Nah kan nggak kelihatan blurbnya, hihihi... Blurbnya gini: _________________________
JOKO 'Gimana kalau sekarang kita cari pacar?'
MAMAT 'Caranya? Lagian kita kan dari dulu udah janji gak bakal ngejer cewek, tapi cewek yang ngejer kita. Untuk apa kita masuk OSIS coba? Kan biar dikenal cewek, Broo..'
ARDI 'Bener tuh yang di bilang Mamat, harus cewek yang ngejer kita. Tapi kenapa ya sampai sekarang gak ada cewek yang ngejer kita? Perasaan kita itu gak jelek-jelek amat deh, tapi kok gak ada cewek yang suka sama kita ya?'
IKHSAN 'Bah! Cetek kali pemikiran kalian itu. Ya jelaslah, mana ada cewek suka sama kita, apalagi sampai ada yang mau mengejar kita. Kita itu tidak pernah pedekate sama cewek. Mereka tuh mikir kita homo. Kemana-mana selalu berempat. …

Tips Mencari Duet Menulis

Terkadang, ada rasa jenuh kalau kita tuh nulis sendiri. Nah, maka dari itu, salah satu cara yang biasanya bakal di ambil adalah berduet sama orang lain. Gue sama teman gue, Riyan Hasanin, sudah dua kali duet, pertama di buku yang sifatnya indie dan yang kedua di buku Cinta, Luka, Bersemi Kembali yang mungkin terbitnya 2-3 bulanan lagi (tergantung antrian cetak). Tentunya ada kendala besar ketika kita nulis berdua, yaitu ego. Yah, biasalah, kita berdua sering nulis sendiri-sendiri, jadi ketika berduet selalu saja ada pemikiran-pemikiran sendiri. Tapi, di sudut tertentu, hal itu bisa menambah kaya ide di dalam tulisan. Terus, gimana sih cara kita mencari duet menulis untuk sebuah karya fiksi?
1. Chemistry Yup, gue sama Riyan sudah kenalan lama, dari TK sampai SMA, jadi kita sudah punya chemistry yang cukup baik walaupun kita sekarang tinggal di kota yang berbeda. Chemistry bukan berarti harus kenalan lama kayak gue sama Riyan, tapi bisa nyatu dengan cara berpikir sama sifat kita. Bukan …

Fiksi - Misteri Hilangnya Kucing Persia Salsa (Final Chapter 1)

Baca dulu yang sebelumnya DISINI
Pos satpam. Sebuah tempat berbentuk persegi berukuran 6x6 meter. Berpintu kayu berwarna putih dengan sebuah kursi panjang biru di depannya. Di sana terdapat tiga orang berseragam security yang sedang melakukan aktifitas yang berbeda-beda. Ada yang sedang menyambut mobil masuk ke dalam perumahan, ada yang asyik menyeruput kopi dan satu lagi sedang main handphone. Niko, Jamal dan Rifky yang baru sampai di sana pun langsung menghampiri satpam yang sedang berdiri menyambut mobil atau motor yang keluar masuk. Satpam itu masih tergolong muda, tegap dan memiliki alis yang tebal.
“Malam…,” buka Niko sembari mengamati tag nama satpam yang berada di dadanya, “Pak Irwan?”
“Iya, ada yang bisa saya bantu?” Pak Irwan sedikit menunduk dan menadahkan tangan kanannya ke arah gerbang, “Kalau mau pulang silahkan Mas, langsung saja.”
“Kita memang mau pulang Pak, tapi ada yang mau kita tanyain dulu nih sebelum pulang.”
“Oh begitu, mau tanya apa ya?”
Jamal maju satu langka…

Pra Cetak Buku C.L.B.K (Cinta, Luka, Bersemi Kembali)

Gue mau ngabarin lagi nih tentang progress buku Gue sama Riyan Hasanin yang C.L.B.K. Tadi pagi, gue di kirim email lagi sama penerbitnya kalau sudah selesai proses akhir untuk editing. Yah, bisa di bilang pracetak, sudah proses akhir. Nah, di sini, gue mau ngasih lihat penampakannya sedikiiiitt, hitung-hitung promo gitu, muahahaha... Nyok lihat di bawah ini:



Gimana? Makin penasaran nggak sama bukunya? Beli, beli, belii!! hihihi... Progressnya bakal terus Gue update lagi. Kayaknya sih, selanjutnya Gue bakal posting kalau sudah terbit. Coming Soon yaaa!!!

Fiksi - Misteri Hilangnya Kucing Persia Salsa (Chapter 1 Bag.1)

Chapter 1
Jonathan dan Pria Berambut Cepak

Niko terus mengamati rombongan anak sekolah yang lewat. Tatapannya sangat tajam seperti ingin menerkam. Semua siswi yang lewat pun merasa ge’er. Maklum, Niko punya tampang yang cukup menggiurkan untuk minimal dijadikan gebetan. Bayangkan, hidungnya mancung, kulitnya putih, matanya rada sipit dan tubuhnya proporsional. Rambutnya yang spikejuga semakin memperkuat daya pikat tersebut. Mirip aktor Korea. Di sebelah kanan Niko, ada Rifky. Seorang cowok dengan style hawai, memakai kaos hitam bergambar ilustrasi pemandangan pantai dan sebuah celana pendek santai yang memiliki kolaborasi warna hijau-hitam. Berbeda dengan Niko yang rupawan, Rifky jauh dari kata menawan. Matanya belo, perutnya mancung dan hidungnya pesek. Rifky sudah berusaha untuk membuat penampilannya lebih oke dengan mengarahkan poni rambut ke kiri, tapi itu sama sekali tak menolong. Sementara itu, di sebelah kiri Niko ada cowok berkepala plontos, berhidung mancung dan memiliki kumis…