Skip to main content

Posts

Showing posts from May, 2013

Selamat Tinggal Angelo

Sumpah sebenernya gue enggak tega nulis postingan ini. Kalau kalian sudah ada yang baca postingan gue yang tentang Angelo dan lomba Bukune, pasti tahu siapa itu Angelo. Sedikit flashback, awal pertemuan gue dengan Angelo itu sangat hangat. Kita berdua saling memandangi wajah masing-masing, kita berdua saling curhat dari hati ke hati sampai akhirnya gue memutuskan untuk bawa dia pulang. Awalnya Angelo ini agak kagok pas liat kamar gue yang semberawut abis, tapi lama kelamaan akhirnya dia nyaman juga. Setelah Angelo nyaman di kamar gue, gue masukin deh dia ke dalam akuarium kecil. Buat yang belum tahu, inilah foto Angelo:
Setiap hari Angelo gue kasih makan, terus gue bersihin akuariumnya. Setiap hari juga Angelo enggak nolak makanan yang gue kasih, setiap hari Angelo sama Rudolfo (ikan cupang gue yang lain) saling ngembangin siripnya. Iya, gue, Rudolfo sama Angelo itu kayak sahabat bagai kepompong, siang makan nasi kalau malem minum kopi. Tapi semua euforia kita jadi bencana setelah gu…

Belajar Kalimat Ambigu Nyok!

Hoamm, setelah lama bergelut di dunia nyata, akhirnya gue bisa nulis blog lagi. Untuk potingan kali ini, gue mau jadi orang yang bener. Kalau dilihat dari judulnya, pasti pada enggak tertarik. Kalimat ambigu? ah itu mah pelajaran anak sekolahan! iya, tadinya gue juga nganggep kayak itu. Tapi setelah belajar Bahasa Indonesia yang baik dan benar, gue menyadari kalau kalimat ambigu itu bukan sekedar kalimat yang bermakna ganda, tapi juga kalimat yang ngebingungin abis. Dan ternyata, masih banyak tentang teori kalimat ambigu ini yang enggak gue tahu. Gimana aja sih kalimat ambigu itu? okeh, kita pretelin satu-satu penyebab sebuah kalimat itu jadi ambigu yak...
1. Deduksi yang salah. Sebelumnya, gue mau jelasin dulu kalau deduksi itu sama aja deduktif yang berarti dari kalimat umum ke khusus. Kebalikannya, induktif dari kalimat khusus ke umum. Nah, contoh kalimat yang ambigu karena deduksi yang salah itu adalah:  - Setiap yang berpenyakit jantung pasti akan mati. Kenapa itu salah, soalnya…