Daftar Postingan

Kamis, 08 Maret 2012

Tips Menulis Ala Ayu Utami

Akhirnya gue bisa nulis lagi seteah lama berkutat dengan keresahan yang melanda gue akhir-akhir ini. Kemarin gue mengalami kejadian yang membuat gue sadar betapa pasarannya wajah gue. Kenapa? soalnya kemarin pas gue ke kampus tiba-tiba ada cewek yang ngejer gue dari belakang terus dia berdiri di depan gue sambil senyum-senyum. Gue bingung, gue coba berpikir keras siapa cewek yang lagi natap gue sambil senyum-senyum gak jelas, eh taunya beberapa detik kemudian dia bilang, "Eh sory, gue kirain temen gue," terus tuh cewek langsung lari, mungkin malu. Anjiiiss, gue dikirain temennya, sepasaran itukah wajah gue!! Tapi gue emang percaya sih, setiap manusia itu pasti ada kembarannya dimana pun dia berada. Oke, cukup intronya, kali ini gue akan sedikit mengulas tips membuat fiksi yang dibuat oleh novelis Ayu Utami

1. Bagaimana Menuangkan Ide.
Ide, sebuah kata sederhana tapi sulit untuk dibuat. Bagi gue, ide cerita yang mau kita tulis itu sangat-sangat susah untuk dibuat, itulah kenapa orang-orang benci dengan "copy paste". Bukan karena punya kita jadi milik orang lain, tapi karena idenya. Menurut Mbak Ayu Utami, ide itu ibarat keping-keping lego atau puzel. Kita harus menyusun bagian mana yang belum lengkap. Mencari ide bisa dimana aja. Kayak gue nih, gue tuh selalu punya ide nulis blog pas lagi boker. Emang sih rada-rada joki (baca: jorok), tapi ngeden sambil mikirin apa yang mau ditulis itu asik banget, coba deh.

2. Seperti apa pembuka, isi dan penutup yang baik?
Cerita itu kayak makanan. Pembukanya segar dan gurih agar kita bisa melanjutkan menu berikutnya. Santapan utamanya harus nikmat dan berisi biar kita kenyang. Penutupnya manis, tapi bisa juga pahit dan manis, seperti sepotong tiramizu dan secangkir ekspresso. Ya, sekali lagi, ini adalah pengembangan dari ide yang dimana sebuah ide yang kita dapat sebelumnya dapat diperjeas dalam sebuah tulisan yang terbagi atas tiga bagian, pembuka, isi dan penutup. Kita harus memikirkan pembuka yang baik, misalnya cerita pinokio dimana cerita pembukanya saat Gepetto (pembuat boneka kayu) mendambakan seorang anak, kemudian salah satu boneka kayu buatannya dihidupkan oleh peri. Kemudian isinya adalah kehidupan pinokio setelah bisa bergerak dan bicara seperti manusia. Pinokio tumbuh jadi anak yang nakal dan suka berbohong, masalahnya adalah ketika berbohong hidung pinokio jadi panjang. Bahkan cerita itu semakin berkembang setelah pinokio menjadi keledai dan harus menyelamatkan ayahnya dari ikan hiu. Di akhir, pinokio berhasil menyelamatkan ayahnya dan pinokio menjadi manusia seutuhnya. Ya, pikirkanlah pembuka, isi dan penutup yang baik.

3. Bagaimana membuat cerita?
Menurut Mbak Ayu Utami, membuat novel atau cerita fiksi itu harus memiliki ketegangan. Gue setuju banget nih, ketegangan adalah hal yang wajib yang harus ada. Harus ada konflik dalam sebuah cerita. Bahkan sinetron-sinetron laga Indosiar dan ftv juga ada konfliknya. Kayak misalnya anak Jaka tarub di culik sama orang sakti terus Jaka tarub mencari orang sakti tersebut dan mereka bertarung dengan efek-efek api gitu. Atau kisah ftv yang dilema memilih satu cinta diantara dua cinta yang ada di kehidupannya. Semua harus memiliki ketegangan tersendiri, tinggal bagaimana cara kita mengemas ketegangan itu agar dapat dirasakan oleh pembaca. Itu yang sulit.

4. Bagaimana Membangun Ketegangan?
Nah, ini dia yang menarik. Menurut Mbak Ayu Utami, ada dua fondasi untuk bisa membangun ketegangan. Yang pertama, ketegangan itu dibangun dari kemungkinan YA atau TIDAK. Contohnya cerita ftv dimana si cewek harus memilih salah satu dari dua cowok yang dia suka, sebut saja A dan B. Ketegangannya adalah si A dan si B ini juga ternyata sama-sama cinta sama itu cewek. Apakah si cewek akan memilih si A atau si B? disanalah nanti kejadian demi kejadian dapat berkembang.

Yang kedua, ketegangan dibangun dari kejutan. Ini sangat sulit, si penulis harus buat unsur-unsur kejutan yang menarik dan tidak mudah ditebak. Jangan kayak cerita-cerita sinetron sekarang dimana si cewek di tabrak sama si cowok kemudian mereka saling benci tapi akhirnya jadi cinta, Huuuueekk, jijik. Pikirkanlah sebuah kejutan yang tidak mudah ditebak.

5. Bagaimana mengatasi mentok penulisan?
Ini nih yang gue seirng alami, mentok. Kalau kata mbak Ayu Utami, kalau kita mentok nulis, istirahatlah beberapa hari, beberapa pekan, beberapa bulan, asal jangan istirahat selamanya aja (meninggalkan bumi). Kita harus benar-benar tinggalkan tulisan kita itu, jangan kita pikirin sama sekali. Setelah masa istirahat selesai, kita baca lagi tulisan kita dari awal, jangan-jangan puzel yang seama ini kita susun itu salah penempatan, jangan-jangan susunannya perlu diganti atau jangan-jangan kita harus mencari susunan puzel dari tempat lain (ide baru). Ingat, jangan paksakan tulisan kita untuk cepat selesai.

6. Bagaimana mengatasi kehabisan ide?
Kalau menurut Mbak Ayu Utami, kita harus banyak membaca dan mendengarkan pihak lain karena seorang penulis adalah seorang pembaca. Perbanyak referensi. Kalau punya duit ya beli buku sejenis, jangan lo mau buat novel fiksi tapi beli buku Matematika diskrit, kan gak nyambung. Kritikan dan saran juga sangat membantu, coba lo perlihatkan tulisan lo dulu ke orang lain, tapi satu saran gue, jangan memperlihatkan tulisan lo itu ke orang gila.

7. Menulislah untuk orang lain dan diri sendiri
Untuk menghasilkan sebuah tulisan yang baik, kita bukan saja harus menjadi diri sendiri dalam menulis tapi kita harus memikirkan orang lain juga. Kira-kira ceritanya bagus gak kalau dibaca, kira-kira bumbu apa yang harus ditambahkan dalam tulisan agar orang lain tertarik membaca tulisan kita. Semua harus dipikirkan dengan baik dan matang. Jangan biarkan tulisan kita hanya berbicara dengan kita, tapi berikanlah sesuatu agar tulisan kita juga dapat berbicara kepada orang lain.

8. Bagaimana agar tidak takut menulis?
Menurut Ayu Utami, agar tidak takut, kita jangan memikirkan diri sendiri. Rasa takut datang dari terlalu memikirkan diri sendiri. Kadang kita takut mempublish tulisan kita di blog. Kadang kita mikir, "ah, ini jelek, jangan di publish ah," padahal belum tentu orang lain mengatakan tulisan kita itu jelek. Gue sering mengalami ketakutan dalam mempublish tulisan gue, tapi pada akhirnya bodo amat dah, mau dibaca syukur gak dibaca juga ora opo-opo. Menurut gue, mau tulisan seaneh apa pun, sesingkat apa pun, selalu ada orang yang tertarik membacanya, asal tulisannya jangan tulisan kombinasi huruf dan angka aja (tulisan zaman megalitikum yang sekarang disbut alay).

Semoga aja saran-saran dari sang novelis, Ayu Utami, bisa bantu kita-kita yang lagi nulis-nulis blog juga yang lagi mau buat novel pertamanya. Ada lagi satu tips dari gue pribadi: kalau nulis, lebih nikmat kalau sambil ngupil. Jadi, tangan kiri ngupil tangan kanan ngetik. Yeah!!

40 komentar :

  1. wow mantaps saya pengen nulis tapi gak ada ide wkkwkw

    BalasHapus
  2. wah mesti boker dulu neh baru nulis! Wkwkwkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Emang bro, nulis setelah boker lebih nikmat daripada lo ngeden sambil nulis.. hihi

      Hapus
  3. wah point terakhir itu tuh, motivasi buat blogger pemula juga tuh
    mantaffff

    BalasHapus
  4. hahaha,,, tambahan lo gue banget bang :P

    sampein buat Ayu Utami makasih buat tipsnye, dan kasih sneyum akh buat yang nulis tipsnya ^___^

    BalasHapus
  5. klu tangan kiri ngupil terus tangan kanan ngetik .... g' jadi lelet tuh ngetiknya ^_^

    BalasHapus
  6. huahhaa.. superr sekali . saya setuju sekali sama poin nomor 7.
    ;D

    BalasHapus
  7. Anjrit ..
    seriusan lo bang nulis sambil boker .. ? Kalo gtu lo keren banget bang ..
    gua suka selera lo dalam berkarya ..
    ehm ehm .. tapi postingan ini kok agak bau si..

    hahaha

    peace

    BalasHapus
  8. oh yang boker boker itu tips ayu utami juga bang..
    gua pikir tipss ala lo bang
    hhihihhi ..
    salam upil

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bukan, yang boker itu tips dari gue, pokoknya tips2 yang ngawur dari gue semua.. haha

      Hapus
  9. eh , saya penulis cilik loh bang :3
    buku saya bulan mei mau terbit.. XD

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mantap, selamat bro, abis tuh kasih gue satu ya gratisan.. :D

      Hapus
  10. Wih, pengen banget punya niat nulis. tapi sekarang lagi ogah-ogahan nih....
    gak tau napa, males banget ikutan nulis2 lagi. Padahal banyakbanhget lho tawaran yg amsuk, tapi gak ada ide. lebih sering online sih, jd males mo ngapa-angapain. :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cariin gw penerbit dong, lo kan udah bnyak bukunya. Kalo ada orang dalem kan agak2 mudah masuknya, huehuehue..

      Hapus
  11. tips yang bermanfaat, nice post bro #wkwkwkwk komen pasaran
    tips tips tersebut diatas tidak akan berguna jika tidak langsung dipraktekkan hanya sekedar bacaan karena tips utama untuk menulis adalah menulis

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yup bener banget, harus dipraktekkan.. :)

      Hapus
  12. mas feb, kenalin aku dengan mbak ayu utami dong... siapa tau aku langsung bisa menulis... hehehe ^_^

    BalasHapus
  13. hahaha masi untung bang salah orang, kalo sempet diteriakin "eh, gue kirain banci gang seberang!" kan bisa jatuh pamor. wakakakak :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wkwkwkwk.. Wah amit2 jabang bayi kalo gitu..

      Hapus
  14. @admin,

    Ada award untuk kamu teman,, silahkan ambil ya

    di http://bengkelhumor.blogspot.com/2012/03/fleanding-sites-choice-award.html

    dan cek hadiahnya di http://bengkelhumor.blogspot.com/2012/03/hadiah-fleanding-sites-choice-award.html

    BalasHapus
  15. wah sepakat juga ni gan. . . . bisa langsung praktek deh. . .

    BalasHapus
  16. ni cocok banget buat gue yang kebetulan emang lagi bikin novel.... plus nih juga cocok nih buat komennya si nasrul di postingan gue yang soal nulis itu... hehehhehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebenernya gue nulis ini untuk ngingetin gue juga.. :)

      Hapus
  17. wah........keren tuh tipsnya....cuma yng saya bingung ayu utami itu siapa yaa??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Penulis bro, masuk aja tuh linknya diatas.. :)

      Hapus
  18. hahaha,thx atas tipsnya gan. ane juga sudah pnya bnyak ide bwt Nulis (trutama puisi) cuma sring abis inspirasi. eh Ngomong2 ayu utami tuh ssiapa ya? ibumu kah gan?

    BalasHapus
  19. Nyari ide itu susah mas, harus ada Ilham yang datang ke Otak dulu, heheeee

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sory lupa, huehuehue.. Ide emang susah dicari, makanya perbanyak baca refrensi kalo mau buat sebuah karya fiksi.. :)

      Hapus
  20. menulis adalah mengekspresikan diri dalam bentuk tulisan dan itu ga semudah orang bersikap....
    :)

    BalasHapus

© 2014 Blog Feby Andriawan | Template kreasi Ranz!